بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
*•Yaa Rabbi•*´¯)
Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAamiin ya Rabbal'alamin.
“Telah kutinggalkan cemburu disudut kamar gelapku.Telah ku hanyutkan duka pada sungai kecil yang mengalir dari sudut mataku.Telah ku kabarkan lewat angin gerimis tentang segala catatan hati Yang terhampar ditiap jengkal sajadah dalam tahajud dan sujud panjang…..” (asma)
Malam berselimut mendung, tapi hujan tak jua turun, hanya sesekali gemuruh petir yang menyapa dunia…dingin… itu yang kurasa saat angin menyentuh kulit tubuhku. Sudah jam 11 malam tapi tak jua rasa kantuk datang menyapaku. Persis didepanku suami duduk dg kaki bersilang, gelisah..resah dan…ragu, itu yang kutangkap. Karena kutahu gerak-gerik suamiku selalu berganti posisi.
“Ayah kenapa…?”aku mencoba bertanya siapa tahu kegelisahan suami bisa mencair bahkan hilang bersama hembusan angin.
” Ayah ingin bicara bunda…ini penting….”
“Aneh dech ayah, biasanya kan langsung cerita, iya tho?” aku masih duduk santai, sambil sesekali minum teh angeet.
”Tapi janji …bunda jangan marah...jangan minta yang tidak bisa ayah kabulkan, janji ya?”
“Ayah aneh malam ini…ada apa sich?” aku merubah posisi dudukku mendekati suami. “Ada apa yah…bunda siap mendengar apapun sueer…” dengan dua jari yang berarti ‘janji ‘.
“Bunda….bunda…ayah…ayah…hmmm....”lalu minum sesaat, sambil menarik nafas panjang“Hmm…ijinkan ayah menikah lagi…” kata suamiku datar sambil agak menunduk.
“Hahaha…ayah acting ya...jangan gitu ah.” Jawabku santai sambil minum teh anget lagi.
”Bunda ….bunda…ayah serius…ayah serius…ayah sungguhan…tidak bercanda dan tidak main-main…oke?”
Aku baru sadar apa yang aku dengar…ternyata..suamiku memang serius…serius bicara..dan serius akan menikah lagi. Aku tak tau harus menjawab apa dan bagaimana, yang pasti…udara mulai panas kurasakan, dunia seolah-olah mau kiamat, aku tersentak kaget dengan permintaan suamiku untuk menikah lagi, sehingga cangkir yang kupegang jatuh dilantai dan pecah seperti hatiku malam ini…
“Ayaaah….benarkah…?apa ini bukan mimpi…???aku seperti orang linglung
“Bukan bunda, pegang pipi ayah…”jawab suamiku sambil mencoba menganggkat tanganku.Tak terasa air mataku mulai bergulir membasahi pipi, semakin lama semakin deras bak curah hujan yang jatuh dari langit.
“Apa yang membuat ayah begini..? apa kurang hanya dengan satu cinta?”“Apakah ayah sanggup berbuat adil..? Ingat ayah….semua perbuatan pasti dipertanggung jawabkan didepanNya.”aku mengajukan pertanyaan tak henti-hentinya seperti seorang hakim terhadap terdakwa.
“Ayah sudah memperhitungkan semuanya bunda, jangan lupa…Allah juga mengijinkan umatNya untuk menikah lagi, coba bunda baca QS.An-Nisa:3…..maka nikahilah prempuan lain yang kamu senangi satu, dua, tiga atau empat. Begitu kan bunda….jadi tidak ada larangan kan….”suamiku menjelaskan ayat al-qur'an ttg poligami.
“Ayah lupa bagaimana kelanjutan ayat itu.? Tetapi jika kamu tidak bisa berlaku adil maka nikahilah satu orang saja…..ayah...jangan mengambil ayat Al-qur’an hanya untuk kepentingan pribadi ingat itu..!!! dosa ayah …dosa…!!!
Aku setengah berteriak menjelaskan pembelaanku bahwa Allah sebenarnya tidak mewajibkan umatNya utk menikah lebih dari satu, tapi hanya membolehkan saja, itupun kalo umatNya bisa berbuat adil. Lalu bisakah para lelaki atau umat manusia berlaku adil?
Apakah adil hanya dilihat dari materi..??? bagaimana dengan perasaan wanita jika suaminya berbagi cinta? Bukannya aku menolak ayat Allah yang satu ini…tp coba dipikir lagi…pikir lagi dgn jernih. Kata-kata itu yang berteriak dalam benakku tanpa sanggup aku ucapkan.Suamiku tertunduk saat aku tak henti-hentinya menyerang dengan dalil.
“Bunda …!!!! Ini keputusan ayah…!!! Titik ! suara suamiku mulai meninggi, aku tahu suami mulai emosi, dan aku diam… tapi sesaat, setelah itu…suaraku tak kalah hebat kerasnya, meledak-ledak kembali…
Malam itu merupakan ajang pertengkaran yang sangat hebat bagi kami berdua, kami sudah lupa bagaimana menurunkan emosi ….tapi yang pasti…suamiku tetap kokoh pada pendiriannya….ya Allah….!!!
Tak pernah terlintas dalam benakku, kalau pada akhirnya hidupku akan begini. Sejak permintaan suamiku untuk menikah lagi, aku merasa wanita paling sakit didunia, aku merasa wanita teraniaya didunia, dan aku merasa tidak punya kekuatan apapun.Ya Rabb….kuatkan aku dalam menghadapi semuanya, kuatkan aku dalam menghadapi ujianmu, bentuk sayangmu terhadapku. Hanya kata-kata itu yg selalu bersenandung dalam hatiku.
Sejak itu hidupku seolah-olah tanpa pegangan, yang aku lakukan hanya menangis dan menangis tanpa bisa bertindak apapun. Sadar dengan keadaanku begini akan bisa membuatku hancur, hancur bagi anakku dan diriku.
Aku tidak mau hancur….aku tak mau terlarut dlm kesedihan….itu yang tiba-tiba ada dlm benakku, yang membuatku bangkit dan bangun dari tidur panjangku.Akupun bangkit untuk menata kembali hatiku yang tlah membeku karena sakit.
Aku mencoba bangkit, pelan tapi pasti. Diantara kepingan hatiku, aku berusaha berdiri tegak walau terseok dan butuh kekuatan. Sebagai langkah awal, aku wudhu dan membaca alquran. Subhanallah…….. disaat aku membutuhkan jawaban atas persoalan hidupku, ada secercah jawaban dariNya. Jawaban yang membuatku lega dan bisa tersenyum kembali.
“Kami tidak akan menurunkan Al-qur’an ini kepadamu agar kamu celaka” (qs.Thahaa: 2)kalimat ini yang membuatku bisa mengembangkan senyumku lagi, kalimat ini yang bisa membuatku bangkit kembali dan …tentu banyak kalimat Allah yg membuatku bisa berdiri tegak kembali.
Yach…aku bisa menerima semuanya sekarang walau aku masih butuh seseorang untuk menguatkanku.
“Apakah kamu tidak ingin syurganya Allah..?” kalau kamu ridha, iklas dan sabar, insyaAllah syurga dlm genggamanmu, tapi kalau kamu tidak mampu menghadapi ujian ini dengan sabar, kamu boleh mengajukan cerai...walau dibenci Allah.”“
" Untuk menggapai syurga Allah, tidak hanya dengan jalan ini saja mbak,toh masih banyak jalan yang bisa menuju syurga Allah..?iya kan mbak?” begitu sanggahku.
“Ujian yang kamu hadapi saat ini begini, kamu kok minta soal ujian yang lain…Allah memberi ujian ke umatnya sesuai dengan kemampuan umatNya… Allah maha tahu” jawab temanku dengan penuh kelembutan dan wibawa.
Itulah dialog antara aku dan temanku saat aku tidak sanggup lagi untuk meredam permasalahanku.
Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya…akupun menyetujui dan merestui pernikahan suamiku. Keputusanku ini bukan berarti tanpa melalui perdebatan yang sengit, antara aku dan suamiku, juga antara aku dan batinku. Bahkan aku berkali kali konsultasi dgn orang yang aku anggap bisa menjawab dan memberikan solusi. Dan aku tinggalkan semua rasa pedih dan sakit hati. Segala yang aku inginkan hanyalah demi kebaikan semuanya.
Waktu yang telah ditentukanpun tiba…aku sibuk menyiapkan segalanya yach segalanya…menyiapkan pernikahan suamiku, mulai dari tamu undangan, catering sampai urusan kamar pengantin disebuah hotel.
Yang paling berat adalah menyiapkan hati dan perasaanku agar aku bisa menerima semua ini bahkan sampai kelevel ikhlas.
Disebuah mesjid yang sudah tertata apik dan dingin, dengan karpet merah terhampar indah, tak lupa ada meja pendek ditengah dgn sebuah vas bunga nan cantik… aku duduk disebelah suamiku.
Para undanganpun datang sebelum waktu yg telah ditentukan, sesekali aku menghela nafas panjang…ada rasa sakit dan sesak yang kurasakan.
Dan… mempelai wanita dengan dibalut kebaya putih sangat anggun dengan tatanan rambut modern yang siap menjadi pendamping suamiku.
Ya Allah….kuatkan aku…kuatkan aku, suara batinku tak henti-hentinya bersahutan, karena melihat suamiku bersanding dgn wanita lain.
Tak bisa dibendung lagi air mataku perlahan bergulir seiring dengan desahan nafasku. “aku gak tahan ya Allah….kuatkan aku…kuatkan aku Allah…kembali lagi aku memohon kekuatan kpd Allah dari bilik hatiku.
“Saya nikahkan ….binti….dengan mas kawin seperangkat emas dan seprangkat alat sholat tunai..! saya terima nikahnya kawinnya…..binti….dengan mas kawin tsb. syah…syah….aku terhenyak kaget saat ijab kabul telah dikumandangkan, dan berarti pernikahan mereka syah dimata agama dan hukum….mereka syah suami istri.
Dan aku…??? Kembali air mataku mengalir tak terbendung dan lagi-lagi aku tak mampu untuk menahannya, tapi segera aku hapus dengan tissue yang aku genggam. Sejak dikumandangkannya ijab Kabul itu, akupun berubah status, yaitu menjadi istri tua.
Para undangan mengucapkan selamat kepada mempelai, aku hanya tertunduk….sedih…disebelah suamiku. Untuk menghindari para tamu, aku menyibukkan diri menyiapkan hidangan. Tapi sesekali aku melirik ke arah suamiku. Ya Allah… wanita itu bergayut manja dan mesrah dilengan suamiku dan sesekali mereka tersenyum bahagia. Ingin rasanya saat itu aku menjerit, tapi aku segera meredakan emosiku karena aku tahu, amarah ato emosi itu datangnya dari syetan.
Setelah semua para tamu meninggalkan pesta sederhana itu satu persatu, maka tinggallah kami bertiga. Aku, suamiku dan ….istri barunya. Grogi…itu yang aku rasakan saat aku berada ditengah mereka. Dan aku merasa seperti orang asing dihadapan suamiku, walau suamiku berusaha untuk tersenyum. Entah senyum itu senyum kasih sayang atau senyum kemenangan…..duh Allah…kuatkan aku….kuatkan aku…lagi-lagi kata-kata itu yang bersahutan dalam hatiku.
“Ayah…kenapa ayah masih bengong disini, bukankah sudah bunda siapkan kamar pengantin ayah? Coba kita kesana yuuk? Apa yang kurang menurut kalian,” kataku memecah kebisuan dan kekakuan.
“Oh iya bunda, yuk kita kesana, tapi ayah yakin bunda orang hebat yang bisa mendesign sedemikian apiknya untuk ayah,” sahut suamiku diiringi langkahku menjalani koridor hotel menuju kamar pengantin.Kami berjalan menyusuri lorong hotel menuju kamar pengantin yang sudah aku tata sesuai keinginan ‘adikku’.
Masih dengan bergayut manja istri muda suamiku mengikuti langkahku, diiringi senyumnya yang bahagia. Sesampai di kamar pengantin aku yang memasuki lebih dulu, karena aku tidak mau ada yang kurang. Aku segera membentangkan sajadah dan alat sholat untuk melakukan sholat sunnah bagi kedua mempelai sebelum melakukan kewajibannya sbg suami istri, dan menyiapkan segelas susu untuk diminum berdua. Semua sudah aku atur dan aku persiapkan. Lalu aku segera menuju kepintu untuk meninggalkan mereka berdua, tapi …. suamiku menarik tanganku.
“Bunda….. hanya kata itu yg terucap dari bibir suamiku sambil memelukku erat. Dan aku merasakan air mata membasahi pundakku.
“Ayah kenapa sayang?” bukankah ini hari bahagia ayah?lakukan kewajiban ayah, sebagaimana ayah melakukan terhadap bunda dulu.”
Aku mencoba untuk mensupport walau sebenarnya hatiku tidak iklas.
“Bunda, maafkan ayaaah….. ayah tidak bermaksud melukai bunda, ayah tidak bermaksud menyakiti bunda.” Jawab suamiku sambil memelukku lebih erat lagi.
“Bunda mengerti sayang…” hanya kata-kata itu yang keluar dari mulutku karena akupun tak sanggup lagi untuk meneruskan kata-kataku. Sakit dan entah apalagi yang aku rasakan saat itu.
“Bunda orang hebat, bunda orang yang kuat, sedang ayah lemah, jangan tinggalkan ayah, tanpa bunda ayah tidak akan mampu berdiri, ayah masih tetap mencintai bunda,”
“Ayah…bunda juga mencintai ayah, dan sangat…justru karena rasa cinta inilah bunda rela ayah menikah lagi, lakukan kewajiban ayah yaaa….bunda pulang, anak kita menunggu dirumah.”
Sebelum suamiku menjawab aku segera melepas pelukannya, dan aku segera meninggalkan suamiku dikamar pengantin.Aku melangkahkan kakiku dengan kecepatan tinggi agar segera meninggalkan tempat ini dan segera sampai dirumah.
Sesampai dirumah, aku tak kuasa lagi menahan rasa sesak didada.. segalanya aku tumpahkan dalam kamarku, aku menangis sekuatku. Setelah merapatkan kepala ke pojok dinding kamar aku kembali menangis. Tangisan jiwa yang tak mampu aku kendalikan. Jiwa yang menjadi ringkih karena kecewa. Aku anggap diriku telah gagal dan tak mungkin bangkit lagi…… Dan dinding itu menjadi saksi bisu bagi air mata kepiluan yang menetesi bumi tempat aku menunduk. Air mata yang sepekat darah. Darah yang mengalir dalam nadi keputus-asaan. Padahal di atas atap rumahku purnama tengah bersinar.
Hari demi hari terus berlalu…… aku semakin menyadari dan menghayati kembali doa yang biasa aku ucapkan dalam hari-hari terberatku . Dari sana aku mengerti bahwa ketika sedih dan sakit hati, sesungguhnya sesuatu yang lebih baik sedang menantiku di masa depan.
Ya Allah..
Bila Engkau mengetahui bahwa perkara ini lebih baik bagi agamaku, hidupku dan akhir urusanku kelak [dalam jangka pendek maupun panjang], maka takdirkanlah hal itu bagiku dan mudahkanlah aku untuk mendapatkannya, kemudian berkatilah aku dalam hal tersebut.
Dan apabila Engkau mengetahui bahwa perkara ini tidak baik bagi agamaku, hidupku atau akhir urusanku kelak [dalam jangka pendek maupun panjang], maka jauhkanlah perkara tersebut dariku dan hindarkanlah diriku darinya, lalu takdirkanlah yang baik buat diriku bagaimana adanya, kemudian buatlah aku ini ridho atas ketentuanMu...Aamiin ya Allah...
:: Dedicated to my friend ::
♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥
Sebuah renungan untukku, untukmu,untuk kita semua. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci.Bergeraklah masuk,Buka tiap lembaran kalimat hati,maknai,lalu tunaikanlah
Hak cipta adalah milik Allah SWT semata.Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah...kami hanya menyampaikan apa yg kami miliki...Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya
Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥
Semoga apa yang telah disampaikan ini ada manfaatnya,
Afwan Minkum Kebenaran datangnya dari Allah kekurangan dari pribadi ana dan ana hanya menyampaikan apa yang diamanahkan Allah
Wallahù'alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah,
Wassalamù'alaíkùm warahmatùllahí wabarakatùh
Welcome to my blog.. Gaya bahasa Anda mungkin lebih bagus, tulisan Anda mungkin jauh lebih menarik, dan karya_karya Anda mungkin jauh lebih indah.. Tapi inilah yg dpt saya ciptakan,silahkan dibaca dan dicomentari. Karena komentar Anda sangat berarti dan menjadi masukan buat saya.. Semoga tak mengecewakan.. Terima kasih.
Like
Tenang&damai
Assalamu Alaikum Wr.Wb
Selamat datang...
Tabe...
Silahkan masuk,,,
semoga tidak mengecewakan..
Tabe...
Silahkan masuk,,,
semoga tidak mengecewakan..
Tampilkan postingan dengan label Melody Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Melody Hati. Tampilkan semua postingan
Selasa, 17 April 2012
Minggu, 01 April 2012
NABI MUHAMMAD saw di mata para Pakar dunia
Nabi Muhammad adalah sesosok yang begitu di puja oleh umat islam,sebagai manusia sempurna dengan membawa rahmat bagi alam, cerita tentang kehidupan nya ratusan tahun yang lalu masih menjadi topik yang hangat untuk di perbincangkan oleh para pakar di seluruh dunia,mari kita simak pendapat para pakar dunia di bawah ini :
MAHATMA GANDHI (Komentar mengenai karakter Muhammad di YOUNG INDIA ):
Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia… Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini (dan bukan pedang ) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung.
Sir George Bernard Shaw (The Genuine Islam,' Vol. 1, No. 8, 1936.)
Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris bahkan Eropa – beberapa ratus tahun dari sekarang, Islam-lah agama tersebut." Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya memiliki kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari Muhammad sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia harus dipanggil 'sang penyelamat kemanusiaan' Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia:
Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini. Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan datang.
Dia adalah Muhammad (SAW). Dia lahir di Arab tahun 570 masehi, memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan diri pada Tuhan) pada usia 40 dan meninggalkan dunia ini pada usia 63. Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah Jazirah Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja Tuhan yang Esa, dari peperangan dan perpecahan antar suku menjadi bangsa yang bersatu, dari kaum pemabuk dan pengacau menjadi kaum pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum dan anarkis menjadi kaum yang teratur, dari kebobrokan kekeagungan moral. Sejarah manusia tidak pernah mengenal tranformasi sebuah masyarakat atau tempat sedahsyat ini �€" dan bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu hanya sedikit di atas DUA DEKADE."
MICHAEL H. HART (THE 100: A RANKING OF THE MOST INFLUENTIAL PERSONS IN HISTORY, New York, 1978)
Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin mengejutkan semua pihak, tapi dialah satu-satunya orang yang sukses baik dalam tataran sekular maupun agama. (hal. 33). Lamar tine, seorang sejarawan terkemuka menyatakan bahwa: Jika keagungan sebuah tujuan, kecilnya fasilitas yang diberikan untuk mencapai tujuan tersebut, serta menakjubkannya hasil yang dicapai menjadi tolok ukur kejeniusan seorang manusia; siapakah yang berani membandingkan tokoh hebat manapun dalam sejarah modern dengan Muhammad?
Tokoh-tokoh itu membangun pasukan, hukum dan kerajaan saja. Mereka hanyalah menciptakan kekuatan-kekuatan material yang hancur bahkan di depan mata mereka sendiri. Muhammad bergerak tidak hanya dengan tentara, hukum, kerajaan, rakyat dan dinasti, tapi jutaan manusia di dua per tiga wilayah dunia saat itu; lebih dari itu, ia telah merubah altar-altar pemujaan, sesembahan, agama, pikiran, kepercayaan serta jiwa… Kesabarannya dalam kemenangan dan ambisinya yang dipersembahkan untuk satu tujuan tanpa sama sekali berhasrat membangun kekuasaan, sembahyang-sembahya ngnya, dialognya dengan Tuhan, kematiannnya dan kemenangan-kemenang an (umatnya) setelah kematiannya; semuanya membawa keyakinan umatnya hingga ia memiliki kekuatan untuk mengembalikan sebuah dogma.
Dogma yang mengajarkan ketunggalan dan kegaiban (immateriality) Tuhan yang mengajarkan siapa sesungguhnya Tuhan. Dia singkirkan tuhan palsu dengan kekuatan dan mengenalkan tuhan yang sesungguhnya dengan kebijakan. Seorang filsuf yang juga seorang orator, apostle (hawariyyun, 12 orang pengikut Yesus-pen.), prajurit, ahli hukum, penakluk ide, pegembali dogma-dogma rasional dari sebuah ajaran tanpa pengidolaan, pendiri 20 kerajaan di bumi dan satu kerajaan spiritual, ialah Muhammad. Dari semua standar bagaimana kehebatan seorang manusia diukur, mungkin kita patut bertanya: adakah orang yang lebih agung dari dia?"
(Lamar tine, HISTOIRE DE LA TURQUIE, Paris, 1854, Vol. II, pp 276-277)
"Dunia telah menyaksikan banyak pribadi-pribadi agung. Namun, dari orang orang tersebut adalah orang yang sukses pada satu atau dua bidang saja misalnya agama atau militer. Hidup dan ajaran orang-orang ini seringkali terselimuti kabut waktu dan zaman. Begitu banyak spekulasi tentang waktu dan tempat lahir mereka, cara dan gaya hidup mereka, sifat dan detail ajaran mereka, serta tingkat dan ukuran kesuksesan mereka sehingga sulit bagi manusia untuk merekonstruksi ajaran dan hidup tokoh-tokoh ini.
Tidak demikian dengan orang ini. Muhammad (SAW) telah begitu tinggi menggapai dalam berbagai bidang pikir dan perilaku manusia dalam sebuah episode cemerlang sejarah manusia. Setiap detil dari kehidupan pribadi dan ucapan-ucapannya telah secara akurat didokumentasikan dan dijaga dengan teliti sampai saat ini. Keaslian ajarannya begitu terjaga, tidak saja oleh karena penelusuran yang dilakukan para pengikut setianya tapi juga oleh para penentangnya. Muhammad adalah seorang agamawan, reformis sosial, teladan moral, administrator massa, sahabat setia, teman yang menyenangkan, suami yang penuh kasih dan seorang ayah yang penyayang – semua menjadi satu. Tiada lagi manusia dalam sejarah melebihi atau bahkan menyamainya dalam setiap aspek kehidupan tersebut – hanya dengan kepribadian seperti dialah keagungan seperti ini dapat diraih."
K. S. RAMAKRISHNA RAO, Professor Philosophy dalam bookletnya,
"Muhammad, The Prophet of Islam" Kepribadian Muhammad, hhmm sangat sulit untuk menggambarkannya dengan tepat. Saya pun hanya bisa menangkap sekilas saja: betapa ia adalah lukisan yang indah. Anda bisa lihat Muhammad sang Nabi, Muhammad sang pejuang, Muhammad sang pengusaha, Muhammad sang negarawan, Muhammad sang orator ulung, Muhammad sang pembaharu, Muhammad sang pelindung anak yatim-piatu, Muhammad sang pelindung hamba sahaya, Muhammad sang pembela hak wanita, Muhammad sang hakim, Muhamad sang pemuka agama.
Dalam setiap perannya tadi, ia adalah seorang pahlawan. Saat ini, 14 abad kemudian, kehidupan dan ajaran Muhammad tetap selamat, tiada yang hilang atau berubah sedikit pun. Ajaran yang menawarkan secercah harapan abadi tentang obat atas segala penyakit kemanusiaan yang ada dan telah ada sejak masa hidupnya. Ini bukanlah klaim seorang pengikutnya tapi juga sebuah simpulan tak terelakkan dari sebuah analisis sejarah yang kritis dan tidak bias.
PROF. (SNOUCK) HURGRONJE:
Liga bangsa-bangsa yang didirikan Nabi umat Islam telah meletakkan dasar-dasar persatuan internasional dan persaudaraan manusia di atas pondasi yang universal yang menerangi bagi bangsa lain. Buktinya, sampai saat ini tiada satu bangsa pun di dunia yang mampu menyamai Islam dalam capaiannya mewujudkan ide persatuan bangsa-bangsa. Dunia telah banyak mengenal konsep ketuhanan, telah banyak individu yang hidup dan misinya lenyap menjadi legenda. Sejarah menunjukkan tiada satu pun legenda ini yang menyamai bahkan sebagian dari apa yang Muhammad capai.
Seluruh jiwa raganya ia curahkan untuk satu tujuan: menyatukan manusia dalam pengabdian kapada Tuhan dalam aturan-aturan ketinggian moral. Muhammad atau pengikutnya tidak pernah dalam sejarah menyatakan bahwa ia adalah putra Tuhan atau reinkarnasi Tuhan atau seorang jelmaan Tuhan dia selalu sejak dahulu sampai saat ini menganggap dirinya dan dianggap oleh pengikutnya hanyalah sebagai seorang pesuruh yang dipilih Tuhan.
THOMAS CARLYLE in his HEROES AND HEROWORSHIP
(Betapa menakjubkan) seorang manusia sendirian dapat mengubah suku-suku yang saling berperang dan kaum nomaden menjadi sebuah bangsa yang paling maju dan paling berperadaban hanya dalam waktu kurang dari dua decade. "Kebohongan yang dipropagandakan kaum Barat yang diselimutkan kepada orang ini (Muhammad) hanyalah mempermalukan diri kita sendiri. S esosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tidak mau harus dijunjung tinggi. Dia diciptakan untuk menerangi dunia, begitulah perintah Sang Pencipta Dunia.
EDWARD GIBBON and SIMON OCKLEY speaking on the profession of ISLAM write:
Saya percaya bahwa Tuhan adalah tunggal dan Muhammad adalah pesuruh-Nya adalah pengakuan kebenaran Islam yang simpel dan seragam. Tuhan tidak pernah dihinakan dengan pujaan-pujaan kemakhlukan; penghormatan terhadap Sang Nabi tidak pernah berubah menjadi pengkultusan berlebihan; dan prinsip-prinsip hidupnya telah memberinya penghormatan dari pengikutnya dalam batas-batas akal dan agama
(HISTORY OF THE SARACEN EMPIRES, London, 1870, p. 54).
Muhammad tidak lebih dari seorang manusia biasa. Tapi ia adalah manusia dengan tugas mulia untuk menyatukan manusia dalam pengabdian terhadap satu dan hanya satu Tuhan serta untuk mengajarkan hidup yang jujur dan lurus sesuai perintah Tuhan. Dia selalu menggambarkan dirinya sebagai hamba dan pesuruh Tuhan dan demikianlah juga setiap tindakannya.
SAROJINI NAIDU, penyair terkenal India (S. Naidu, IDEALS OF ISLAM, vide Speeches & Writings, Madras, 1918, p. 169):
Inilah agama pertama yang mengajarkan dan mempraktekkan demokrasi; di setiap masjid, ketika adzan dikumandangkan dan jemaah telah berkumpul, demokrasi dalam Islam terwujud lima kali sehari ketika seorang hamba dan seorang raja berlutut berdampingan dan mengakui: Allah Maha Besar… Saya terpukau lagi dan lagi oleh kebersamaan Islam yang secara naluriah membuat manusia menjadi bersaudara.
DIWAN CHAND SHARMA:
Muhammad adalah sosok penuh kebaikan, pengaruhnya dirasakkan dan tak pernah dilupakan orang-orang terdekatnya. (D.C. Sharma, THE PROPHETS OF THE EAST, Calcutta, 1935, pp. 12)
James A. Michener, "Islam: The Misunderstood Religion," in READER'S DIGEST (American edition), May 1955, pp. 68-70.
Muhammad, seorang inspirator yang mendirikan Islam, dilahirkan pada tahun 570 masehi dalam masyarakat Arab penyembah berhala. Yatim semenjak kecil dia secara khusus memberikan perhatian kepada fakir miskin, yatim piatu dan janda, serta hamba sahaya dan kaum lemah. Di usia 20 tahun, dia sudah menjadi seorang pengusaha yang sukses, dan menjadi pengelola bisnis seorang janda kaya. Ketika mencapai usia 25, sang majikan melamarnya. Meski usia perempuan tersebut 15 tahun lebih tua Muhammad menikahinya dan tetap setia kepadanya sepanjang hayat sang istri.
Seperti halnya para nabi lain, Muhammad memulai tugas kenabiannya dengan sembunyi2 dan ragu2 karena menyadari kelemahannya. Tapi Baca adalah perintah yang diperolehnya, -dan meskipun sampai saat ini diyakini bahwa Muhammad tidak bisa membaca dan menulis dan keluarlah dari mulutnya satu kalimat yang akan segera mengubah dunia: Tiada tuhan selain Allah. "Dalam setiap hal, Muhammad adalah seorang yang mengedepankan akal. Ketika putranya, Ibrahim, meninggal disertai gerhana dan menimbulkan anggapan ummatnya bahwa hal tersebut adalah wujud rasa belasungkawa Tuhan kepadanya, Muhammad berkata:
Gerhana adalah sebuah kejadian alam biasa, adalah suatu kebodohan mengkaitkannya dengan kematian atau kelahiran seorang manusia. "Sesaat setelah ia meninggal, sebagian pengikutnya hendak memujanya sebagaimana Tuhan dipuja, akan tetapi penerus kepemimpinannya (Abu Bakar-pen.) menepis keinginan ummatnya itu dengan salah satu pidato relijius terindah sepanjang masa: Jika ada diatara kalian yang menyembah Muhammad, maka ketahuilah bahwa ia telah meninggal. Tapi jika Tuhan-lah yang hendak kalian sembah, ketahuilah bahwa Ia hidup selamanya. (Ayat terkait: Q.S. Al Imran, 144 – pen.)
W. Montgomery Watt, MOHAMMAD AT MECCA , Oxford , 1953, p. 52.
Kesiapannya menempuh tantangan atas keyakinannya, ketinggian moral para pengikutnya, serta pencapaiannya yang luar biasa semuanya menunjukkan integritasnya. Mengira Muhammad sebagai seorang penipu hanyalah memberikan masalah dan bukan jawaban. Lebih dari itu, tiada figur hebat yang digambarkan begitu buruk di Barat selain Muhammad.
Annie Besant, THE LIFE AND TEACHINGS OF MUHAMMAD, Madras , 1932, p. 4.
"Sangat mustahil bagi seseorang yang memperlajari karakter Nabi Bangsa Arab, yang mengetahui bagaimana ajarannya dan bagaimana hidupnya untuk merasakan selain hormat terhadap beliau, salah satu utusan-Nya. Dan meskipun dalam semua yang saya gambarkan banyak hal-hal yang terasa biasa, namun setiap kali saya membaca ulang kisah-kisahnya, setiap kali pula saya merasakan kekaguman dan penghormatan kepada sang Guru Bangsa Arab tersebut."
Bosworth Smith, MOHAMMAD AND MOHAMMADANISM, London , 1874, p. 92.
Dia adalah perpaduan Caesar dan Paus; tapi dia adalah sang Paus tanpa pretensinya dan seorang caesar tanpa Legionnaire- nya: tanpa tentara, tanpa pengawal, tanpa istana, tanpa pengahasilan tetap; jika ada seorang manusia yang pantas untuk berkata bahwa dia-lah wakil Tuhan penguasa dunia, Muhammad lah orang itu, karena dia memiliki kekuatan meski ia tak memiliki segala instrument atau penyokongnya.
John William Draper, M.D., L.L.D., A History of the Intellectual Development of Europe, London 1875, Vol.1, pp.329-330
Empat tahun setelah kematian Justinian, pada 569 AD, telah lahir di Mekkah Arabia seorang manusia yang sangat besar pengaruhnya terhadap ummat manusia
John Austin, "Muhammad the Prophet of Allah," in T.P.. 's and Cassel 's Weekly for 24th September 1927 .
Dalam kurun waktu hanya sedikit lebih dari satu tahun, ia telah menjadi pemimpin di Madinah. Kedua tangannya memegang sebuah tuas yang siap mengguncang dunia.
Professor Jules Masserman
Pasteur dan Salk adalah pemimpin dalam satu hal (intelektualitas- pen). Gandhi dan Konfusius pada hal lain serta Alexander, Caesar dan Hitler mungkin pemimpin pada kategori kedua dan ketiga (reliji dan militer pen.). Jesus dan Buddha mungkin hanya pada kategori kedua. Mungkin pemimpin terbesar sepanjang masa adalah Muhammad, yang sukses pada ketiga kategori tersebut. Dalam skala yang lebih kecil Musa melakukan hal yang sama
Terbukti, bukan hanya umat Islam saja yg menganggap bahwa Nabi Muhammad SAW tidak hanya sebagai Messenger of God (Allah SWT).. dan sebagai panutan/suri tauladan kepada seluruh umat manusia..tapi umat non-muslim bahkan banyak tokoh dunia mengakui akan kualitas kepemimpinannya baik agama maupun dunia…tak lekang oleh zaman…pesannya bersifat universal melampaui suku, bangsa & negara dan umatnya semakin hari semakin bertambah.
sumber http://nabimuhammad.info
Source: http://www.jelajahunik.us/2012/04/nabi-muhammad-saw-di-mata-para-pakar.html
Oleh www.i-dus.com
MAHATMA GANDHI (Komentar mengenai karakter Muhammad di YOUNG INDIA ):
Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia… Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini (dan bukan pedang ) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung.
Sir George Bernard Shaw (The Genuine Islam,' Vol. 1, No. 8, 1936.)
Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris bahkan Eropa – beberapa ratus tahun dari sekarang, Islam-lah agama tersebut." Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya memiliki kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari Muhammad sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia harus dipanggil 'sang penyelamat kemanusiaan' Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia:
Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini. Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan datang.
Dia adalah Muhammad (SAW). Dia lahir di Arab tahun 570 masehi, memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan diri pada Tuhan) pada usia 40 dan meninggalkan dunia ini pada usia 63. Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah Jazirah Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja Tuhan yang Esa, dari peperangan dan perpecahan antar suku menjadi bangsa yang bersatu, dari kaum pemabuk dan pengacau menjadi kaum pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum dan anarkis menjadi kaum yang teratur, dari kebobrokan kekeagungan moral. Sejarah manusia tidak pernah mengenal tranformasi sebuah masyarakat atau tempat sedahsyat ini �€" dan bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu hanya sedikit di atas DUA DEKADE."
MICHAEL H. HART (THE 100: A RANKING OF THE MOST INFLUENTIAL PERSONS IN HISTORY, New York, 1978)
Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin mengejutkan semua pihak, tapi dialah satu-satunya orang yang sukses baik dalam tataran sekular maupun agama. (hal. 33). Lamar tine, seorang sejarawan terkemuka menyatakan bahwa: Jika keagungan sebuah tujuan, kecilnya fasilitas yang diberikan untuk mencapai tujuan tersebut, serta menakjubkannya hasil yang dicapai menjadi tolok ukur kejeniusan seorang manusia; siapakah yang berani membandingkan tokoh hebat manapun dalam sejarah modern dengan Muhammad?
Tokoh-tokoh itu membangun pasukan, hukum dan kerajaan saja. Mereka hanyalah menciptakan kekuatan-kekuatan material yang hancur bahkan di depan mata mereka sendiri. Muhammad bergerak tidak hanya dengan tentara, hukum, kerajaan, rakyat dan dinasti, tapi jutaan manusia di dua per tiga wilayah dunia saat itu; lebih dari itu, ia telah merubah altar-altar pemujaan, sesembahan, agama, pikiran, kepercayaan serta jiwa… Kesabarannya dalam kemenangan dan ambisinya yang dipersembahkan untuk satu tujuan tanpa sama sekali berhasrat membangun kekuasaan, sembahyang-sembahya ngnya, dialognya dengan Tuhan, kematiannnya dan kemenangan-kemenang an (umatnya) setelah kematiannya; semuanya membawa keyakinan umatnya hingga ia memiliki kekuatan untuk mengembalikan sebuah dogma.
Dogma yang mengajarkan ketunggalan dan kegaiban (immateriality) Tuhan yang mengajarkan siapa sesungguhnya Tuhan. Dia singkirkan tuhan palsu dengan kekuatan dan mengenalkan tuhan yang sesungguhnya dengan kebijakan. Seorang filsuf yang juga seorang orator, apostle (hawariyyun, 12 orang pengikut Yesus-pen.), prajurit, ahli hukum, penakluk ide, pegembali dogma-dogma rasional dari sebuah ajaran tanpa pengidolaan, pendiri 20 kerajaan di bumi dan satu kerajaan spiritual, ialah Muhammad. Dari semua standar bagaimana kehebatan seorang manusia diukur, mungkin kita patut bertanya: adakah orang yang lebih agung dari dia?"
(Lamar tine, HISTOIRE DE LA TURQUIE, Paris, 1854, Vol. II, pp 276-277)
"Dunia telah menyaksikan banyak pribadi-pribadi agung. Namun, dari orang orang tersebut adalah orang yang sukses pada satu atau dua bidang saja misalnya agama atau militer. Hidup dan ajaran orang-orang ini seringkali terselimuti kabut waktu dan zaman. Begitu banyak spekulasi tentang waktu dan tempat lahir mereka, cara dan gaya hidup mereka, sifat dan detail ajaran mereka, serta tingkat dan ukuran kesuksesan mereka sehingga sulit bagi manusia untuk merekonstruksi ajaran dan hidup tokoh-tokoh ini.
Tidak demikian dengan orang ini. Muhammad (SAW) telah begitu tinggi menggapai dalam berbagai bidang pikir dan perilaku manusia dalam sebuah episode cemerlang sejarah manusia. Setiap detil dari kehidupan pribadi dan ucapan-ucapannya telah secara akurat didokumentasikan dan dijaga dengan teliti sampai saat ini. Keaslian ajarannya begitu terjaga, tidak saja oleh karena penelusuran yang dilakukan para pengikut setianya tapi juga oleh para penentangnya. Muhammad adalah seorang agamawan, reformis sosial, teladan moral, administrator massa, sahabat setia, teman yang menyenangkan, suami yang penuh kasih dan seorang ayah yang penyayang – semua menjadi satu. Tiada lagi manusia dalam sejarah melebihi atau bahkan menyamainya dalam setiap aspek kehidupan tersebut – hanya dengan kepribadian seperti dialah keagungan seperti ini dapat diraih."
K. S. RAMAKRISHNA RAO, Professor Philosophy dalam bookletnya,
"Muhammad, The Prophet of Islam" Kepribadian Muhammad, hhmm sangat sulit untuk menggambarkannya dengan tepat. Saya pun hanya bisa menangkap sekilas saja: betapa ia adalah lukisan yang indah. Anda bisa lihat Muhammad sang Nabi, Muhammad sang pejuang, Muhammad sang pengusaha, Muhammad sang negarawan, Muhammad sang orator ulung, Muhammad sang pembaharu, Muhammad sang pelindung anak yatim-piatu, Muhammad sang pelindung hamba sahaya, Muhammad sang pembela hak wanita, Muhammad sang hakim, Muhamad sang pemuka agama.
Dalam setiap perannya tadi, ia adalah seorang pahlawan. Saat ini, 14 abad kemudian, kehidupan dan ajaran Muhammad tetap selamat, tiada yang hilang atau berubah sedikit pun. Ajaran yang menawarkan secercah harapan abadi tentang obat atas segala penyakit kemanusiaan yang ada dan telah ada sejak masa hidupnya. Ini bukanlah klaim seorang pengikutnya tapi juga sebuah simpulan tak terelakkan dari sebuah analisis sejarah yang kritis dan tidak bias.
PROF. (SNOUCK) HURGRONJE:
Liga bangsa-bangsa yang didirikan Nabi umat Islam telah meletakkan dasar-dasar persatuan internasional dan persaudaraan manusia di atas pondasi yang universal yang menerangi bagi bangsa lain. Buktinya, sampai saat ini tiada satu bangsa pun di dunia yang mampu menyamai Islam dalam capaiannya mewujudkan ide persatuan bangsa-bangsa. Dunia telah banyak mengenal konsep ketuhanan, telah banyak individu yang hidup dan misinya lenyap menjadi legenda. Sejarah menunjukkan tiada satu pun legenda ini yang menyamai bahkan sebagian dari apa yang Muhammad capai.
Seluruh jiwa raganya ia curahkan untuk satu tujuan: menyatukan manusia dalam pengabdian kapada Tuhan dalam aturan-aturan ketinggian moral. Muhammad atau pengikutnya tidak pernah dalam sejarah menyatakan bahwa ia adalah putra Tuhan atau reinkarnasi Tuhan atau seorang jelmaan Tuhan dia selalu sejak dahulu sampai saat ini menganggap dirinya dan dianggap oleh pengikutnya hanyalah sebagai seorang pesuruh yang dipilih Tuhan.
THOMAS CARLYLE in his HEROES AND HEROWORSHIP
(Betapa menakjubkan) seorang manusia sendirian dapat mengubah suku-suku yang saling berperang dan kaum nomaden menjadi sebuah bangsa yang paling maju dan paling berperadaban hanya dalam waktu kurang dari dua decade. "Kebohongan yang dipropagandakan kaum Barat yang diselimutkan kepada orang ini (Muhammad) hanyalah mempermalukan diri kita sendiri. S esosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tidak mau harus dijunjung tinggi. Dia diciptakan untuk menerangi dunia, begitulah perintah Sang Pencipta Dunia.
EDWARD GIBBON and SIMON OCKLEY speaking on the profession of ISLAM write:
Saya percaya bahwa Tuhan adalah tunggal dan Muhammad adalah pesuruh-Nya adalah pengakuan kebenaran Islam yang simpel dan seragam. Tuhan tidak pernah dihinakan dengan pujaan-pujaan kemakhlukan; penghormatan terhadap Sang Nabi tidak pernah berubah menjadi pengkultusan berlebihan; dan prinsip-prinsip hidupnya telah memberinya penghormatan dari pengikutnya dalam batas-batas akal dan agama
(HISTORY OF THE SARACEN EMPIRES, London, 1870, p. 54).
Muhammad tidak lebih dari seorang manusia biasa. Tapi ia adalah manusia dengan tugas mulia untuk menyatukan manusia dalam pengabdian terhadap satu dan hanya satu Tuhan serta untuk mengajarkan hidup yang jujur dan lurus sesuai perintah Tuhan. Dia selalu menggambarkan dirinya sebagai hamba dan pesuruh Tuhan dan demikianlah juga setiap tindakannya.
SAROJINI NAIDU, penyair terkenal India (S. Naidu, IDEALS OF ISLAM, vide Speeches & Writings, Madras, 1918, p. 169):
Inilah agama pertama yang mengajarkan dan mempraktekkan demokrasi; di setiap masjid, ketika adzan dikumandangkan dan jemaah telah berkumpul, demokrasi dalam Islam terwujud lima kali sehari ketika seorang hamba dan seorang raja berlutut berdampingan dan mengakui: Allah Maha Besar… Saya terpukau lagi dan lagi oleh kebersamaan Islam yang secara naluriah membuat manusia menjadi bersaudara.
DIWAN CHAND SHARMA:
Muhammad adalah sosok penuh kebaikan, pengaruhnya dirasakkan dan tak pernah dilupakan orang-orang terdekatnya. (D.C. Sharma, THE PROPHETS OF THE EAST, Calcutta, 1935, pp. 12)
James A. Michener, "Islam: The Misunderstood Religion," in READER'S DIGEST (American edition), May 1955, pp. 68-70.
Muhammad, seorang inspirator yang mendirikan Islam, dilahirkan pada tahun 570 masehi dalam masyarakat Arab penyembah berhala. Yatim semenjak kecil dia secara khusus memberikan perhatian kepada fakir miskin, yatim piatu dan janda, serta hamba sahaya dan kaum lemah. Di usia 20 tahun, dia sudah menjadi seorang pengusaha yang sukses, dan menjadi pengelola bisnis seorang janda kaya. Ketika mencapai usia 25, sang majikan melamarnya. Meski usia perempuan tersebut 15 tahun lebih tua Muhammad menikahinya dan tetap setia kepadanya sepanjang hayat sang istri.
Seperti halnya para nabi lain, Muhammad memulai tugas kenabiannya dengan sembunyi2 dan ragu2 karena menyadari kelemahannya. Tapi Baca adalah perintah yang diperolehnya, -dan meskipun sampai saat ini diyakini bahwa Muhammad tidak bisa membaca dan menulis dan keluarlah dari mulutnya satu kalimat yang akan segera mengubah dunia: Tiada tuhan selain Allah. "Dalam setiap hal, Muhammad adalah seorang yang mengedepankan akal. Ketika putranya, Ibrahim, meninggal disertai gerhana dan menimbulkan anggapan ummatnya bahwa hal tersebut adalah wujud rasa belasungkawa Tuhan kepadanya, Muhammad berkata:
Gerhana adalah sebuah kejadian alam biasa, adalah suatu kebodohan mengkaitkannya dengan kematian atau kelahiran seorang manusia. "Sesaat setelah ia meninggal, sebagian pengikutnya hendak memujanya sebagaimana Tuhan dipuja, akan tetapi penerus kepemimpinannya (Abu Bakar-pen.) menepis keinginan ummatnya itu dengan salah satu pidato relijius terindah sepanjang masa: Jika ada diatara kalian yang menyembah Muhammad, maka ketahuilah bahwa ia telah meninggal. Tapi jika Tuhan-lah yang hendak kalian sembah, ketahuilah bahwa Ia hidup selamanya. (Ayat terkait: Q.S. Al Imran, 144 – pen.)
W. Montgomery Watt, MOHAMMAD AT MECCA , Oxford , 1953, p. 52.
Kesiapannya menempuh tantangan atas keyakinannya, ketinggian moral para pengikutnya, serta pencapaiannya yang luar biasa semuanya menunjukkan integritasnya. Mengira Muhammad sebagai seorang penipu hanyalah memberikan masalah dan bukan jawaban. Lebih dari itu, tiada figur hebat yang digambarkan begitu buruk di Barat selain Muhammad.
Annie Besant, THE LIFE AND TEACHINGS OF MUHAMMAD, Madras , 1932, p. 4.
"Sangat mustahil bagi seseorang yang memperlajari karakter Nabi Bangsa Arab, yang mengetahui bagaimana ajarannya dan bagaimana hidupnya untuk merasakan selain hormat terhadap beliau, salah satu utusan-Nya. Dan meskipun dalam semua yang saya gambarkan banyak hal-hal yang terasa biasa, namun setiap kali saya membaca ulang kisah-kisahnya, setiap kali pula saya merasakan kekaguman dan penghormatan kepada sang Guru Bangsa Arab tersebut."
Bosworth Smith, MOHAMMAD AND MOHAMMADANISM, London , 1874, p. 92.
Dia adalah perpaduan Caesar dan Paus; tapi dia adalah sang Paus tanpa pretensinya dan seorang caesar tanpa Legionnaire- nya: tanpa tentara, tanpa pengawal, tanpa istana, tanpa pengahasilan tetap; jika ada seorang manusia yang pantas untuk berkata bahwa dia-lah wakil Tuhan penguasa dunia, Muhammad lah orang itu, karena dia memiliki kekuatan meski ia tak memiliki segala instrument atau penyokongnya.
John William Draper, M.D., L.L.D., A History of the Intellectual Development of Europe, London 1875, Vol.1, pp.329-330
Empat tahun setelah kematian Justinian, pada 569 AD, telah lahir di Mekkah Arabia seorang manusia yang sangat besar pengaruhnya terhadap ummat manusia
John Austin, "Muhammad the Prophet of Allah," in T.P.. 's and Cassel 's Weekly for 24th September 1927 .
Dalam kurun waktu hanya sedikit lebih dari satu tahun, ia telah menjadi pemimpin di Madinah. Kedua tangannya memegang sebuah tuas yang siap mengguncang dunia.
Professor Jules Masserman
Pasteur dan Salk adalah pemimpin dalam satu hal (intelektualitas- pen). Gandhi dan Konfusius pada hal lain serta Alexander, Caesar dan Hitler mungkin pemimpin pada kategori kedua dan ketiga (reliji dan militer pen.). Jesus dan Buddha mungkin hanya pada kategori kedua. Mungkin pemimpin terbesar sepanjang masa adalah Muhammad, yang sukses pada ketiga kategori tersebut. Dalam skala yang lebih kecil Musa melakukan hal yang sama
Terbukti, bukan hanya umat Islam saja yg menganggap bahwa Nabi Muhammad SAW tidak hanya sebagai Messenger of God (Allah SWT).. dan sebagai panutan/suri tauladan kepada seluruh umat manusia..tapi umat non-muslim bahkan banyak tokoh dunia mengakui akan kualitas kepemimpinannya baik agama maupun dunia…tak lekang oleh zaman…pesannya bersifat universal melampaui suku, bangsa & negara dan umatnya semakin hari semakin bertambah.
sumber http://nabimuhammad.info
Source: http://www.jelajahunik.us/2012/04/nabi-muhammad-saw-di-mata-para-pakar.html
Oleh www.i-dus.com
Label:
Cerita Teman,
Melody Hati,
News,
Taukah Anda,
Taukah Anda ?,
Taukah Anda?,
The Golden Ways,
Unik
Minggu, 26 September 2010
Titian Ilahi
Arus sungai yg tenang menggetarkan jiwa ini,,
getararannya begitu menusuk hati..
Jiwaku seakan sesat dalam titian panjang yg penuh liku,,
berat ayunan langkah kaki ini,,
galau menentukan arah mana yg akan ditempuh,,
sejuta bisikan sesat menghiasi nalar nurani,,
bujukan hati hitam yang menumpuk di angan-angan kotorku melemahkan jiwa suci,,
aku seakan rapuh dalam jalan lurus yg nyata,,
seakan bejat batinku selalu jadi penuntun,,
aku seakan bodoh dan diperbodoh oleh ilusi kotor yg semu,,
namun begitu sulit untuk lari dari lingkar mayanya,,
sering batin putihku tersiksa namun khayalan jalang begitu kuat dan menjerat jiwa,,
kadang hati terangku penuh dengan bisikan-bisikan Ilahi namun jiwa sulit meraba jalan terang itu..
Mungkinkan di ujung arus tenang itu terdapat muara nurani Ilahi..!?
Karena aku begitu lelah dengan kekotoran ini,,
aku mulai takut dengan semua kesesatan ini,,
aku merindukan Dermaga terang yg dihiasi lampu-lampu terang Cahaya NYA..
Sebagai tempat untuk menambak hati dan jiwa ini ,,
dermaga yg dapat menuntun dan memberikan cahaya batin ini untuk tetap dalam titian NYA menuju ke Haribaan NYA yg penuh kedamaian dan ketenangan yg nyata di hadapan NYA..Amin..
getararannya begitu menusuk hati..
Jiwaku seakan sesat dalam titian panjang yg penuh liku,,
berat ayunan langkah kaki ini,,
galau menentukan arah mana yg akan ditempuh,,
sejuta bisikan sesat menghiasi nalar nurani,,
bujukan hati hitam yang menumpuk di angan-angan kotorku melemahkan jiwa suci,,
aku seakan rapuh dalam jalan lurus yg nyata,,
seakan bejat batinku selalu jadi penuntun,,
aku seakan bodoh dan diperbodoh oleh ilusi kotor yg semu,,
namun begitu sulit untuk lari dari lingkar mayanya,,
sering batin putihku tersiksa namun khayalan jalang begitu kuat dan menjerat jiwa,,
kadang hati terangku penuh dengan bisikan-bisikan Ilahi namun jiwa sulit meraba jalan terang itu..
Mungkinkan di ujung arus tenang itu terdapat muara nurani Ilahi..!?
Karena aku begitu lelah dengan kekotoran ini,,
aku mulai takut dengan semua kesesatan ini,,
aku merindukan Dermaga terang yg dihiasi lampu-lampu terang Cahaya NYA..
Sebagai tempat untuk menambak hati dan jiwa ini ,,
dermaga yg dapat menuntun dan memberikan cahaya batin ini untuk tetap dalam titian NYA menuju ke Haribaan NYA yg penuh kedamaian dan ketenangan yg nyata di hadapan NYA..Amin..
Minggu, 19 September 2010
Merendam jiwa dalam keheningan malam,,
mencoba menutup pintu-pintu nalar yg telah jauh berkelana,,
meresapi akan arti hidup dan cinta yg selalu jadi dilema dalam hidup ini..
Angin malam yg berhembus pelan,
menyapa raga dengan lembut,,
sapuannya menyisakan titik kesejukan disetiap pori-pori kulit..
Namun sayang tak mampu mendinginkan panas pikiran ini,,
Jelas kita hanya sang insan yg punya keterbatasan dan kekurangan,,
tak setegar karang,,
dan tak sekokoh gunung..
Namun tabuhan gendangmu merapuhkan puing-puing istana hati ini,,
memang aku tak sehebat,
mentari yg mampu setia pada bumi,
namun jiwa ini indah dan mampu menciptakan rona sendu langit senja,,
engkau memang tak tau akan hal itu,
atau mungkin engkau tidak mau tahu.!?
Sikapmu melelehkan jiwa nalarku,,
memupuskan angan-angan hidupku yg bersemangat,,
dan menghancurkan mimpi indah kisah kita..
Namun ku kembali tersadar akan diri ini yg hanya sebagai sang lakon panggung dunia,,
impian rinduku yg ingin terbang ke alam nirwana,,
hanyalah ilusi,
khayalan belaka,
impian maya otak kotor semata..
Semuanya telah berbeda,
berakhir,,
namun sayang akhir dari semua ini jelas menghapus memori indah cinta kita..
Semua seakan tak adil,,
namun aku sadar inilah hidup..
Ibarat secarik kertas yg telah tertoreh goresan tinta pena kehidupan
mencoba menutup pintu-pintu nalar yg telah jauh berkelana,,
meresapi akan arti hidup dan cinta yg selalu jadi dilema dalam hidup ini..
Angin malam yg berhembus pelan,
menyapa raga dengan lembut,,
sapuannya menyisakan titik kesejukan disetiap pori-pori kulit..
Namun sayang tak mampu mendinginkan panas pikiran ini,,
Jelas kita hanya sang insan yg punya keterbatasan dan kekurangan,,
tak setegar karang,,
dan tak sekokoh gunung..
Namun tabuhan gendangmu merapuhkan puing-puing istana hati ini,,
memang aku tak sehebat,
mentari yg mampu setia pada bumi,
namun jiwa ini indah dan mampu menciptakan rona sendu langit senja,,
engkau memang tak tau akan hal itu,
atau mungkin engkau tidak mau tahu.!?
Sikapmu melelehkan jiwa nalarku,,
memupuskan angan-angan hidupku yg bersemangat,,
dan menghancurkan mimpi indah kisah kita..
Namun ku kembali tersadar akan diri ini yg hanya sebagai sang lakon panggung dunia,,
impian rinduku yg ingin terbang ke alam nirwana,,
hanyalah ilusi,
khayalan belaka,
impian maya otak kotor semata..
Semuanya telah berbeda,
berakhir,,
namun sayang akhir dari semua ini jelas menghapus memori indah cinta kita..
Semua seakan tak adil,,
namun aku sadar inilah hidup..
Ibarat secarik kertas yg telah tertoreh goresan tinta pena kehidupan
Rabu, 05 Mei 2010
Sering hati ini bertanya,,
apakah aku salah mencintainya,,??
Mungkinkah cinta yg salah,,
karena mengapa harus dia yg jadi pujaan hati,,??
Ataukah aku harus menyalahkan perasaanku yg setiap saat mengisi relung kalbuku dengan wajah dan senyumannya,,??
Apa juga aku pantas menyalahkan pikiranku yg selalu mengingatkanku kepadanya,,??
Apakah semua itu wajar,,
atau malah sebaliknya,hanya buang_buang tenaga dan jadi beban pikiran saja,,??
Apa ia cintaku ini hanyalah perasaan semu dalam angan_angan ilusi mimpi sesaat,,??
Kalo memang ia,,menangapa ini begitu nyata,,
mengapa begitu memberatkan dada dan begitu sulit untuk keluar dalam lingkaran ilusinya,,??
Kadang ku tegarkan hati ini dan menjelaskannya kekalbu bahwa ini hanyala mimpi sesaat yg hanya sebagai hiasan hidup dalam dunia bawah sadar,,
tapi mengapa ku begitu sulit untuk terjaga dan kembali ke dunia nyata,,namun mengapa semakin kesana perasaan cinta ini semakin begitu nyata dan semakin jelas nampak didepan mata,,??
Apa ia ku hanya salah mengertikan perasaan,,??
Perasaan memuja,,hanya sebatas kasihan dan iba atas kehidupnya,,
mengapa aku galau,,??
Haruskah aku ungkapkan perasaan ini di depannya,,??
Namun apa tanggapannya,,??
Gila,,ngaco,,sakit,,sudah pasti kan terlontar di bibir sexinya..
Ato mungkin dengan senyum terbuka menerima saya apa adanya,,!?
Terus mau dibawa kemana hubungan itu,,!?
Sungguh aku sangat bodoh dan diperbodoh dengan hasrat jalang ini,,
tapi hati ini,,!!
Jujur...Dia begitu berarti dalam belahan jiwa hitamku,,
sangat berat untuk menepisnya,,
kadang lirih hati ini berteriak dalam kesunyian jiwa"aku mencintainya"tapi lidah mulut tak mampu bergeming,,
kaku dalam kepasrahan hidup yang sesungguhnya,,
mungkin diam dan membisu adalah jalan terbaik untuk tetap menjaga hasrat jiwa yg kasmaran...
apakah aku salah mencintainya,,??
Mungkinkah cinta yg salah,,
karena mengapa harus dia yg jadi pujaan hati,,??
Ataukah aku harus menyalahkan perasaanku yg setiap saat mengisi relung kalbuku dengan wajah dan senyumannya,,??
Apa juga aku pantas menyalahkan pikiranku yg selalu mengingatkanku kepadanya,,??
Apakah semua itu wajar,,
atau malah sebaliknya,hanya buang_buang tenaga dan jadi beban pikiran saja,,??
Apa ia cintaku ini hanyalah perasaan semu dalam angan_angan ilusi mimpi sesaat,,??
Kalo memang ia,,menangapa ini begitu nyata,,
mengapa begitu memberatkan dada dan begitu sulit untuk keluar dalam lingkaran ilusinya,,??
Kadang ku tegarkan hati ini dan menjelaskannya kekalbu bahwa ini hanyala mimpi sesaat yg hanya sebagai hiasan hidup dalam dunia bawah sadar,,
tapi mengapa ku begitu sulit untuk terjaga dan kembali ke dunia nyata,,namun mengapa semakin kesana perasaan cinta ini semakin begitu nyata dan semakin jelas nampak didepan mata,,??
Apa ia ku hanya salah mengertikan perasaan,,??
Perasaan memuja,,hanya sebatas kasihan dan iba atas kehidupnya,,
mengapa aku galau,,??
Haruskah aku ungkapkan perasaan ini di depannya,,??
Namun apa tanggapannya,,??
Gila,,ngaco,,sakit,,sudah pasti kan terlontar di bibir sexinya..
Ato mungkin dengan senyum terbuka menerima saya apa adanya,,!?
Terus mau dibawa kemana hubungan itu,,!?
Sungguh aku sangat bodoh dan diperbodoh dengan hasrat jalang ini,,
tapi hati ini,,!!
Jujur...Dia begitu berarti dalam belahan jiwa hitamku,,
sangat berat untuk menepisnya,,
kadang lirih hati ini berteriak dalam kesunyian jiwa"aku mencintainya"tapi lidah mulut tak mampu bergeming,,
kaku dalam kepasrahan hidup yang sesungguhnya,,
mungkin diam dan membisu adalah jalan terbaik untuk tetap menjaga hasrat jiwa yg kasmaran...
Selasa, 13 April 2010
Tangisan Jiwa
Aurah kesedihan yg menggerogoti batin ini begitu menyiksa,,
jiwa_jiwa kuatku yg tangguh seakan lepas terbang dari raga tubuhku,,
menyisakan seonggok jasad rapuh tanpa berdaya
hati yang tegar kini berubah jadi hati lemah dan cengen..
Ku coba mencari setitik ketenangan dan kegembiraan di atas sana,,berharap bintang_bintang segan dan mau berbagi kebahagiaan,,
namun yg terlihat hanyalah bentangan angkasa hampah yg penuh kesunyian
ku alihkan sorot mata ini ke kilauan bulan sabit,,
namun yg ada hanyalah kekosongan malam yg makin menambah kepedihan..
Ku selami hatiku makin dalam,,
mencoba mencari dan mengerti titik kesedihan dalam batin,,
namun yg kudapati hanyalah ratapan nyanyian kidung jiwa..
Ooooo malam yg sunyi....
Tahukah engkau akan kesedihan hati ini..??
Mengapa engkau hanya terdiam.....
Haruskah aku menangis...
Tak selayaknya seorang pria menitihkan air mata...
Namun apa yg harus ku lakukan dengan ratapan hati ini..!??
Mengapa malam ini engkau begitu menyiksa batin dan jiwa ini..!??
Tak seharusnya semua ini terjadi..!?
Tapi hati tak mampu menepis rasa sakit dada ini..
Mungkinkah dengan tangisan,,dengan setitik air mata jiwa ini bisa tenang,,layaknya embun pagi yg menyapa sang fajar penuh kedamaian.??
jiwa_jiwa kuatku yg tangguh seakan lepas terbang dari raga tubuhku,,
menyisakan seonggok jasad rapuh tanpa berdaya
hati yang tegar kini berubah jadi hati lemah dan cengen..
Ku coba mencari setitik ketenangan dan kegembiraan di atas sana,,berharap bintang_bintang segan dan mau berbagi kebahagiaan,,
namun yg terlihat hanyalah bentangan angkasa hampah yg penuh kesunyian
ku alihkan sorot mata ini ke kilauan bulan sabit,,
namun yg ada hanyalah kekosongan malam yg makin menambah kepedihan..
Ku selami hatiku makin dalam,,
mencoba mencari dan mengerti titik kesedihan dalam batin,,
namun yg kudapati hanyalah ratapan nyanyian kidung jiwa..
Ooooo malam yg sunyi....
Tahukah engkau akan kesedihan hati ini..??
Mengapa engkau hanya terdiam.....
Haruskah aku menangis...
Tak selayaknya seorang pria menitihkan air mata...
Namun apa yg harus ku lakukan dengan ratapan hati ini..!??
Mengapa malam ini engkau begitu menyiksa batin dan jiwa ini..!??
Tak seharusnya semua ini terjadi..!?
Tapi hati tak mampu menepis rasa sakit dada ini..
Mungkinkah dengan tangisan,,dengan setitik air mata jiwa ini bisa tenang,,layaknya embun pagi yg menyapa sang fajar penuh kedamaian.??
Sabtu, 13 Februari 2010
Purnama Mahakam Dimalam Valentine
Mentari yg telah kembali di peraduannya,terbenam entah di belahan bumi mana.Langit yg terang perlahan redup berganti malam yg merangkak menyelimuti alam.Arus sungai yg tenang tak mampu membiaskan cahayanya,seketika alam ditelan malam yg kelam.Namun atraksi kegelapan itu tak berlangsung lama,seketika cahaya rembulan menghidupkan suasana alam.
Riak Sungai Mahakam yg merayap,berkilau indah di bawah siraman sinar sang rembulan.Wajah terangnya bulat dan terang menggantung di langit_langit angkasa malam.Dari jauh terlihat bintang_bintang berkilau makin dekat,seakan ingin bergabung menikmati indahnya rona rembulan.Makin lama makin terang,makin mempertunjukkan keeksotikan paduan ronanya yg penuh kedamaian dan kehangatan yg mulai mengalahkan dinginnya hembusan angin malam.
Awan malam yg bergerak nakal,sesekali bertengger dibawah cahayanya,kuning redup paduan warnanya.Indah dan romantis.Atraksi_atraksi warna alam yg penuh makna diawal malam ini begitu romantis,seakan menggambarkan arti dari malam penuh cinta ini..
"Valentine..."
malam indah yg penuh tebaran benih_benih cinta yg sejati.Dimana kuncup bunga sang lotus mekar di hati,menebarkan aroma kasih dan sayang untuk jiwa_jiwa yg tercipta karena cinta.
"Indah.."seindah mengembangnya purnama di atas sungai mahakam.
Riak Sungai Mahakam yg merayap,berkilau indah di bawah siraman sinar sang rembulan.Wajah terangnya bulat dan terang menggantung di langit_langit angkasa malam.Dari jauh terlihat bintang_bintang berkilau makin dekat,seakan ingin bergabung menikmati indahnya rona rembulan.Makin lama makin terang,makin mempertunjukkan keeksotikan paduan ronanya yg penuh kedamaian dan kehangatan yg mulai mengalahkan dinginnya hembusan angin malam.
Awan malam yg bergerak nakal,sesekali bertengger dibawah cahayanya,kuning redup paduan warnanya.Indah dan romantis.Atraksi_atraksi warna alam yg penuh makna diawal malam ini begitu romantis,seakan menggambarkan arti dari malam penuh cinta ini..
"Valentine..."
malam indah yg penuh tebaran benih_benih cinta yg sejati.Dimana kuncup bunga sang lotus mekar di hati,menebarkan aroma kasih dan sayang untuk jiwa_jiwa yg tercipta karena cinta.
"Indah.."seindah mengembangnya purnama di atas sungai mahakam.
Selasa, 19 Januari 2010
Amanah Penjaga Hati
Hari_hari bergulir begitu cepat,detik dan waktu yg terus berlalu hanya mampu meninggalkan titik_titik kenangan untuk dikenang.Suka,duka,tangis dan tawa,berlalu mewarnai buku kecil hidup ini.
Sesaat kuarahkan pandangan ini ke atas,ke kanan,ke kiri,dan ke belakang.Menikmati keindahan sisi lain tatapan ini yang selalu fokus ke depan.Tubuh ini dengan spontan menarik nafas panjang,dalam...dan dalam...Hinggah kurasakan paru-paruku tak mampu lagi menampung udara segar malam ini.Begitu terasa rileks sendi_sendi tubuh ini,dan kesegaran menjalar keseluruh syaraf_syaraf tubuh hinggah ke otak.Menjadikan diriku terasa ringan tanpa beban.
Dikeheningan diri dan malam,kucoba menyatukan jiwa_jiwa ini.Kuharap dapat membaur dalam kegelapan malam,meresapi kesunyian malam yg diam.Ku niatkan saat hati dalam heningnya malam,jiwa_jiwa diriku mampu lebih memaknai arti dari hari jadiku.Hati ini merasa jiwa_jiwaku seakan makin jauh,wajah ini sekan tak pernah penat akan pemikiran duniawi,tangan_tangan ini tak pernah letih menggapai cita_cita semuku,dan pundak ini selalu kuat,teguh,dan tegar mengembang amanah keduniaan.Walaupun kadang terbesit pertanyaan dalam hati ini "apakah ini tujuan hidup saya" ..??
Kubawa diri ini dalam ketenangan malam yg sunyi,menembus kegelapan ruang,dan mencoba bersembunyi dari nada_nada pekak sang jengkrik yang selalu membuyarkan fokus jiwaku.Hinggah akhirnya jiwa ini bersandar dalam sayap_sayap malam yg lembut.Ingin rasanya membaringkan raga lelahku dalam pangkuannya,menikmati mimpi_mimpi indah berselimut kesejukan hati yg terajuk dalam benang kasih dan berlapis kapas_kapas cinta yg lembut yang mampu membuai jiwaku dalam kerajaan mimpi.Namun,semuanya sirnah...Nada yg tak beraturan dengan dengungan yg kencang dan memekakkan telinga tiba_tiba muncul entah dari arah mana.Aku bangkit melarikan diri ini jauh menyusuri lorong_lorong malam yg makin pengap,entah kemana arah ayunan langkah cepat ini,semuanya gelap tanpa cahaya tempat sandaran mata.Ayunan langkah cepat ini terhenti,ketika bayangan putih penuh cahaya muncul dengan tiba_tiba.Seketika jiwaku yg kelelahan mati rasa,hinggah sosok bayangn itu dengan cepat menangkap tubuh ini saat tubuhku tak mampu menopang beratnya.Di pangkuannya tubuh ini tergeletak tanpa tenaga.Diapun memandangi tubuh tak berdayaku dengan senyum sambil menggelengkan kepala yg penuh arti.Dengan penuh kelembutan dia menyeka wajah ini dari peluh yang semakin deras merembes dari cela pori_pori.Senyumannya makin jelas saat wajahnya semakin ia dekatkan,hinggah ku rasakan sebuah kecupan hangat di keningku,kurasakan semburan nafasnya yg begitu harum terhembus di wajah ini.Dia lalu mendekap wajah ini ke dadanya,hinggah kurasakan bisikan lembut dari dalam hatinya..
"Jagoan kecilku yang malang,begitu lelah raga dan tubuhmu mengejar mimpi_mimpi malammu.Namun,Ayah tau jiwamu begitu bergairah,bentangan sayap_sayap ambisimu begitu lebar untuk terbang kemasa depan.Jagoanku dunia ini begitu indah dengan rayuan manis dan tipu muslihatnya,jangan sampai kobaran semangat mudamu dikuasai oleh kemilau emasnya dunia yang semu.Kesucian hatimu itulah yang sangat berharga dari kemilaunya emas dunia yang penuh kesesatan.Jaga dan ikuti kata suci hatimu,karena dia ibarat seraut wajah yg telah didandani cahaya purnana dan dianyam dalam sinar rembulan dimalam bulan purnama.Jagoan kecilku..Basuhi dan segarkan wajah penatmu dengan wudhu,disaat tangan_tangan kecilmu mulai letih menggapai cita_citamu,bertakbirlah mengagungkan dan membesarkan nama_NYA.Bersujudlah di hadapan_NYA memohon keridhaan saat pundak kecilmu ini tak mampu lagi memikul amanah keduniaanmu.Ikhlas dan serahkan semuanya ke pada_NYA.Segeralah mendekatkan diri ke pada_NYA,sucikan dan tundukkan hatimu di hadapan_NYA,agar engkau tak angkuh memikirkan dunia,agar engkau teguh disaat yg lain runtuh,dan tegar disaat yg lain hanyut dalam dunianya.Jagoan ayah yg hebat,kesenangan dunia ini hanyalah semu..."
Suara itu tiba_tiba menghilang seiring lenyapnya bayangan dalam kegelapan.Aku yg lama terdiam dalam pangkuannya seketika berteriak sekuat tenaga.
"Ayaaaaahhhhh...!!!!"
Tubuhku tersentak,terjaga dalam mimpi tidurku.
"Astagfirullah Aladzinn"
kubasuh mukaQ dengan kedua tangan in.
Penuh dengan keringat
sesaat aku terdiam bersama kebisuan malam,mencoba mengerti arti dari mimpi yg baru saja ku alami.
Di malam ulang tahunku,Ayahku datang dengan ucapan nasehat penjaga hati..
Kupandangi jam tanganku,dia menujjukkan angka 2 dini hari.Kubangkitkan diriQ dari kursi teras rumah dengan suasana yg makin dingin,ku tuntun tubuh ini masuk ke rumah dan kemudian ke kamarku.Sesaat sebelum tidur untuk merangkai mimpi_mimpi malamku tidak lupa ku ucapkan terima kasih atas Ayahandaku yg ada disana,dan ucapan syukur ke pada Sang Khalik atas semua anugerah dan karunianya..
Amin....
Sekiannn...
Sesaat kuarahkan pandangan ini ke atas,ke kanan,ke kiri,dan ke belakang.Menikmati keindahan sisi lain tatapan ini yang selalu fokus ke depan.Tubuh ini dengan spontan menarik nafas panjang,dalam...dan dalam...Hinggah kurasakan paru-paruku tak mampu lagi menampung udara segar malam ini.Begitu terasa rileks sendi_sendi tubuh ini,dan kesegaran menjalar keseluruh syaraf_syaraf tubuh hinggah ke otak.Menjadikan diriku terasa ringan tanpa beban.
Dikeheningan diri dan malam,kucoba menyatukan jiwa_jiwa ini.Kuharap dapat membaur dalam kegelapan malam,meresapi kesunyian malam yg diam.Ku niatkan saat hati dalam heningnya malam,jiwa_jiwa diriku mampu lebih memaknai arti dari hari jadiku.Hati ini merasa jiwa_jiwaku seakan makin jauh,wajah ini sekan tak pernah penat akan pemikiran duniawi,tangan_tangan ini tak pernah letih menggapai cita_cita semuku,dan pundak ini selalu kuat,teguh,dan tegar mengembang amanah keduniaan.Walaupun kadang terbesit pertanyaan dalam hati ini "apakah ini tujuan hidup saya" ..??
Kubawa diri ini dalam ketenangan malam yg sunyi,menembus kegelapan ruang,dan mencoba bersembunyi dari nada_nada pekak sang jengkrik yang selalu membuyarkan fokus jiwaku.Hinggah akhirnya jiwa ini bersandar dalam sayap_sayap malam yg lembut.Ingin rasanya membaringkan raga lelahku dalam pangkuannya,menikmati mimpi_mimpi indah berselimut kesejukan hati yg terajuk dalam benang kasih dan berlapis kapas_kapas cinta yg lembut yang mampu membuai jiwaku dalam kerajaan mimpi.Namun,semuanya sirnah...Nada yg tak beraturan dengan dengungan yg kencang dan memekakkan telinga tiba_tiba muncul entah dari arah mana.Aku bangkit melarikan diri ini jauh menyusuri lorong_lorong malam yg makin pengap,entah kemana arah ayunan langkah cepat ini,semuanya gelap tanpa cahaya tempat sandaran mata.Ayunan langkah cepat ini terhenti,ketika bayangan putih penuh cahaya muncul dengan tiba_tiba.Seketika jiwaku yg kelelahan mati rasa,hinggah sosok bayangn itu dengan cepat menangkap tubuh ini saat tubuhku tak mampu menopang beratnya.Di pangkuannya tubuh ini tergeletak tanpa tenaga.Diapun memandangi tubuh tak berdayaku dengan senyum sambil menggelengkan kepala yg penuh arti.Dengan penuh kelembutan dia menyeka wajah ini dari peluh yang semakin deras merembes dari cela pori_pori.Senyumannya makin jelas saat wajahnya semakin ia dekatkan,hinggah ku rasakan sebuah kecupan hangat di keningku,kurasakan semburan nafasnya yg begitu harum terhembus di wajah ini.Dia lalu mendekap wajah ini ke dadanya,hinggah kurasakan bisikan lembut dari dalam hatinya..
"Jagoan kecilku yang malang,begitu lelah raga dan tubuhmu mengejar mimpi_mimpi malammu.Namun,Ayah tau jiwamu begitu bergairah,bentangan sayap_sayap ambisimu begitu lebar untuk terbang kemasa depan.Jagoanku dunia ini begitu indah dengan rayuan manis dan tipu muslihatnya,jangan sampai kobaran semangat mudamu dikuasai oleh kemilau emasnya dunia yang semu.Kesucian hatimu itulah yang sangat berharga dari kemilaunya emas dunia yang penuh kesesatan.Jaga dan ikuti kata suci hatimu,karena dia ibarat seraut wajah yg telah didandani cahaya purnana dan dianyam dalam sinar rembulan dimalam bulan purnama.Jagoan kecilku..Basuhi dan segarkan wajah penatmu dengan wudhu,disaat tangan_tangan kecilmu mulai letih menggapai cita_citamu,bertakbirlah mengagungkan dan membesarkan nama_NYA.Bersujudlah di hadapan_NYA memohon keridhaan saat pundak kecilmu ini tak mampu lagi memikul amanah keduniaanmu.Ikhlas dan serahkan semuanya ke pada_NYA.Segeralah mendekatkan diri ke pada_NYA,sucikan dan tundukkan hatimu di hadapan_NYA,agar engkau tak angkuh memikirkan dunia,agar engkau teguh disaat yg lain runtuh,dan tegar disaat yg lain hanyut dalam dunianya.Jagoan ayah yg hebat,kesenangan dunia ini hanyalah semu..."
Suara itu tiba_tiba menghilang seiring lenyapnya bayangan dalam kegelapan.Aku yg lama terdiam dalam pangkuannya seketika berteriak sekuat tenaga.
"Ayaaaaahhhhh...!!!!"
Tubuhku tersentak,terjaga dalam mimpi tidurku.
"Astagfirullah Aladzinn"
kubasuh mukaQ dengan kedua tangan in.
Penuh dengan keringat
sesaat aku terdiam bersama kebisuan malam,mencoba mengerti arti dari mimpi yg baru saja ku alami.
Di malam ulang tahunku,Ayahku datang dengan ucapan nasehat penjaga hati..
Kupandangi jam tanganku,dia menujjukkan angka 2 dini hari.Kubangkitkan diriQ dari kursi teras rumah dengan suasana yg makin dingin,ku tuntun tubuh ini masuk ke rumah dan kemudian ke kamarku.Sesaat sebelum tidur untuk merangkai mimpi_mimpi malamku tidak lupa ku ucapkan terima kasih atas Ayahandaku yg ada disana,dan ucapan syukur ke pada Sang Khalik atas semua anugerah dan karunianya..
Amin....
Sekiannn...
Rabu, 23 Desember 2009
<< Happy Mom's Day >>
I love you Mom...
Ucapan sederhana dari bibir ini,membuat kedua matanya berubah sembab,Beliau hanya tersenyum manis tanpa kata,namun senyuman itulah yg mewakili sejuta jawaban yg tak mampu Beliau utarakan.
Beliau beranjak dari pijatannya dan tanpa ragu merangkul tubuh ini dan anak-anaknya yg lain bergantian.Hangat...Masih hangat rangkulan beliau,tubuh yg makin hari makin termakan waktu tak mengurangi cinta dan kasih sayang beliau keanak-anaknya.
Butiran bening di kedua pipinya,tak mampu beliau bendung,namun butiran-butiran bening matanya itu,adalah butiran bening kebahagiaan yg tak bisa beliau utarakan dengan ucapan...Cukuplah beliau teteskan air mata kesedihannya sewaktu memperjuangkan kami lahir di dunia..
Pesona kemuliaan cinta dan pengorbananmu selalu menemani kami dalam perjalanan hidup hingga menuju kedewasaan..
Potret wajah yg anggun pnuh keibuan yg terpancar dalam wajah ayumu menyejukkan jiwa_jiwa hampa kami..
Mom...
I love you...
I mizz you...
Your is super hero in my World..
Terima kasih Rabb atas semua anugera kepada Ibu dan kami..
Amin..Amin..Ya Rabbal Alamin...
Ucapan sederhana dari bibir ini,membuat kedua matanya berubah sembab,Beliau hanya tersenyum manis tanpa kata,namun senyuman itulah yg mewakili sejuta jawaban yg tak mampu Beliau utarakan.
Beliau beranjak dari pijatannya dan tanpa ragu merangkul tubuh ini dan anak-anaknya yg lain bergantian.Hangat...Masih hangat rangkulan beliau,tubuh yg makin hari makin termakan waktu tak mengurangi cinta dan kasih sayang beliau keanak-anaknya.
Butiran bening di kedua pipinya,tak mampu beliau bendung,namun butiran-butiran bening matanya itu,adalah butiran bening kebahagiaan yg tak bisa beliau utarakan dengan ucapan...Cukuplah beliau teteskan air mata kesedihannya sewaktu memperjuangkan kami lahir di dunia..
Pesona kemuliaan cinta dan pengorbananmu selalu menemani kami dalam perjalanan hidup hingga menuju kedewasaan..
Potret wajah yg anggun pnuh keibuan yg terpancar dalam wajah ayumu menyejukkan jiwa_jiwa hampa kami..
Mom...
I love you...
I mizz you...
Your is super hero in my World..
Terima kasih Rabb atas semua anugera kepada Ibu dan kami..
Amin..Amin..Ya Rabbal Alamin...
Sabtu, 19 Desember 2009
Sang Penguasa Malam
Mata ini tak pernah penat menatap jauh ke depan,menerawang,menembus hamparan laut yg tak berujung.Kegelapan malam yg kelam membatasi fokus jarak pandang.Kehidupan pun seakan tenggelam,seiring terbenamnya mentari di ufuk barat.
Gelap yg menyelimuti bumi dan rasa ngantuk sungguh mengusik jam-jam jaga malam kami,nyanyian gemerinci ombak yg melantungkan kidung kesunyian seakan membuai raga ini untuk ke pembangringan yg penuh mimpi-mimpi indah..
Kegelapan malam itu tak ubahnya dengan pemandangan langit di atas sana.Kilauan kerlipan mata sang bintang,redup terselubung awan kelabu,sepoi anginpun seakan tak menampakkan lambaiannya.Semua seakan terlelap dan tak ingin terjaga dalam tidur panjang mereka yg di buai mimpi indah.
Hanya gemuru mesin kapal kami yg meraung-raung memecah kesunyian malam itu..Tapi,semua itu seakan tak berarti,gemuruh dan raungannya tak manpu membangkitkan gairah dan semangat sang penguasa malam..Walau gemuruh dan raungannya tak pernah henti namun teriakannya bagai lengkingan suara burung malam yg tersesat dirangkulan sang penguasa malam...
Gelap yg menyelimuti bumi dan rasa ngantuk sungguh mengusik jam-jam jaga malam kami,nyanyian gemerinci ombak yg melantungkan kidung kesunyian seakan membuai raga ini untuk ke pembangringan yg penuh mimpi-mimpi indah..
Kegelapan malam itu tak ubahnya dengan pemandangan langit di atas sana.Kilauan kerlipan mata sang bintang,redup terselubung awan kelabu,sepoi anginpun seakan tak menampakkan lambaiannya.Semua seakan terlelap dan tak ingin terjaga dalam tidur panjang mereka yg di buai mimpi indah.
Hanya gemuru mesin kapal kami yg meraung-raung memecah kesunyian malam itu..Tapi,semua itu seakan tak berarti,gemuruh dan raungannya tak manpu membangkitkan gairah dan semangat sang penguasa malam..Walau gemuruh dan raungannya tak pernah henti namun teriakannya bagai lengkingan suara burung malam yg tersesat dirangkulan sang penguasa malam...
My Dad
Dad...
Jagoan Daddy sekarang udah gede,udah kuat...
Nggak kaya waktu itu,dibentak dikit aja langsung nangis.
Sekarang udah dewasa loh Dad,bisa bangun sendiri kalo jatuh..
Nggak kaya Waktu itu,nungguin uluran tangan Daddy sebagai penopang saat tubuh ini jatuh..
Dad...
Sekarang jagoan Daddy udah bisa jagain Mama,seperti Daddy kemarin yang selalu jagain n ciptakan rasa aman buat kami..
Udah bisa buat Mama tersenyum dengan bangga..
Nggak kaya waktu itu,yg cuma bisa bikin Mama senyum saat muka dan tingkah ini lucu.Walau tak bisa berikan kebahagiaan seperti yg Deddy berikan waktu Deddy masih ada,,,
tapi Aku Akan berusaha agar Mama bisa terus tersenyum..Seperti kata Deddy"Mama tambah cantik saat tersenyum"..
Dad...
Jagoanmu sekarang udah jadi orang,udah bisa Mandiri.
Nggak kaya waktu itu,bisanya cuma minta dan ulurkan tangan,dengan berharap Deddy bisa mengabulkan permintaanku..
Dad...
Seperti yang Deddy bilang waktu itu.."Deddy Minta Ma TUHAN muda-mudahan Deddy Tinggalkan kami,kelak Kami udah jadi orang"...
Sekarang jagoan Deddy udah bisa seperti yang Deddy mau..
Walaupun perjalanan hidup ini masih panjang.Tapi,Aku yakin Jagoanamu ini "bisa"...Karena nasehat-nasehat Daddy masih terus terngiang dan menjadi pemacu semangat buat Aku...
Dad...
I mizz U Soo...
Moga Deddy Di sana bisa tenang di samping-NYA,mendapatkan tempat yg layak di sisi-NYA,dan termasuk dalam golonagan hambah-hambah-NYA Yg beriman dan bertakwa...Amin....Amin..Ya Rabbal Alamin...
Jagoan Daddy sekarang udah gede,udah kuat...
Nggak kaya waktu itu,dibentak dikit aja langsung nangis.
Sekarang udah dewasa loh Dad,bisa bangun sendiri kalo jatuh..
Nggak kaya Waktu itu,nungguin uluran tangan Daddy sebagai penopang saat tubuh ini jatuh..
Dad...
Sekarang jagoan Daddy udah bisa jagain Mama,seperti Daddy kemarin yang selalu jagain n ciptakan rasa aman buat kami..
Udah bisa buat Mama tersenyum dengan bangga..
Nggak kaya waktu itu,yg cuma bisa bikin Mama senyum saat muka dan tingkah ini lucu.Walau tak bisa berikan kebahagiaan seperti yg Deddy berikan waktu Deddy masih ada,,,
tapi Aku Akan berusaha agar Mama bisa terus tersenyum..Seperti kata Deddy"Mama tambah cantik saat tersenyum"..
Dad...
Jagoanmu sekarang udah jadi orang,udah bisa Mandiri.
Nggak kaya waktu itu,bisanya cuma minta dan ulurkan tangan,dengan berharap Deddy bisa mengabulkan permintaanku..
Dad...
Seperti yang Deddy bilang waktu itu.."Deddy Minta Ma TUHAN muda-mudahan Deddy Tinggalkan kami,kelak Kami udah jadi orang"...
Sekarang jagoan Deddy udah bisa seperti yang Deddy mau..
Walaupun perjalanan hidup ini masih panjang.Tapi,Aku yakin Jagoanamu ini "bisa"...Karena nasehat-nasehat Daddy masih terus terngiang dan menjadi pemacu semangat buat Aku...
Dad...
I mizz U Soo...
Moga Deddy Di sana bisa tenang di samping-NYA,mendapatkan tempat yg layak di sisi-NYA,dan termasuk dalam golonagan hambah-hambah-NYA Yg beriman dan bertakwa...Amin....Amin..Ya Rabbal Alamin...
Langganan:
Postingan (Atom)